Diartikel Sebelumnya sudah dijelaskan bagaimana Cara Konfigurasii MySQL di Windows dan tidak ada salahnya apabila kita harus tau juga apa saja dan bagaimana Perintah-perintah SQL berjalan. Telah dikatakan sebelumnya bahwa SQL merupakan sebuah bahasa permintaan yang melekat pada suatu SMBD termasuk MySQL. Perintahnya dapat kita sebut dengan QUERY. Dalam penggunaannya, Perintah-Perintah SQL dikategorikan menjadi tiga sub perintah, yaitu :
- DDL (Data Definition Language),
- DML (Data Manipulation Language,) dan
- DCL (Data Control Language).
 |
Google Images |
Data Definition Language (DDL)
Data Definition Language (DDL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka database. Ada tiga perintah yang termasuk dalam DDL, yaitu:
CREATE : Perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di antaranya membuat database baru, tabel baru, view baru, dan kolom.
Contoh :
Create database namadatabase
Membuat tabel lengkap dengan kolomnya
Create table namatabel
(namakolom1 typedata1,
namakolom2 typedata2,
namakolom3 typedata3)
NB*: Type data dapat berupa char(), int, numerik dan sebagainya sesuai denga nama kolom.
ALTER : Perintah ini digunakan untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Pekerjaannya mencakup mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, maupun memberikan atribut pada kolom, Contoh :
Mengganti Type dan Nama Kolom
Modify (namakolom typekolom)
Menambah Kolom
Add (namakolom type kolom[[before, namakolom]])
Menghapus Kolom
Drop (namakolom typekolom)
DROP : Perintah ini digunakan untuk menghapus database dan tabel.
Contoh sintak Drop View dan Index
Drop view namaview / Drop index namaindex
Data Manipulation Language (DML)
Data Manipulation Language (DML) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah terbuat. Perintah yang digunakan, di antaranya:
INSERT : Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
Contoh :
Insert Into namatabel values (‘value1’, ‘value2’,’ ...’)
NB*: value adalah nilai yang ingin dimasukkan ke dalam kolom.
SELECT : Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa tabel dalam relasi. Data yang diambil dapat kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung maupun ditampilkan pada tampilan aplikasi.
Contoh :
Select namakolom From namatabel
UPDATE : Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data terkini. Jika Anda memiliki data yang salah atau kurang up to date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya menggunakan perintah UPDATE.
Contoh :
Update namatabel SET namakolom = recordbaru where kondisi
NB*: Recordbaru di ubah sesuai dengan nama nilai baru yang akan di ubah
DELETE : Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus merupakan data yang sudah tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi.
Contoh :
Delete namakolom From namatabel Where kondisi
Data Control Language (DCL)
Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya. Perintah DCL, di antaranya:
GRANT : Perintah ini digunakan untuk memberikan hak/ijin akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
Contoh :
Grant Privilages on namatabel To namapengguna
REVOKE : Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRANT, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.
Contoh :
Revoke privileges On namatabel from namapengguna